216 PNS KAB. PANGANDARAN TERIMA SATYA LENCANA KARYA SATYA

Posted by Operator Pemkab | 2020-09-01 07:43:36 | 99 kali dibaca

Image

by Operator Pemkab 2020-09-01 07:43:36 Berita Daerah

HUMAS -  Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menyerahkan Satya Lencana kepada 216 ASN Kabupaten Pangandaran. Senin, 31/8/2020 bertempat di GOR SMAN 1 Parigi. Penghargaan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 66/TK/Tahun 2018 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda penghargaan kepada ASN yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dan dinilai memiliki loyalitas tinggi terhadap negara. Rinciannya, Satyalancana Karya Satya Masa Kerja 30 Tahun sejumlah 101 orang, Masa Kerja 20 Tahun sejumlah 63 orang serta Masa Kerja 10 Tahun sejumlah 52 orang.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran menyampaikan selamat kepada ASN yang mendapatkan tanda jasa tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mengucapkan selamat atas pemberian tanda jasa penghargaan satyalancana karya satya 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Satu penghargaan atas dedikasi pengabdian yang luar biasa,  mudah-mudahan menjadi motivasi bapak ibu sekalian menjadi yang terbaik bagi Kabupaten Pangandaran", katanya.

Lanjut beliau, salahsatu programnya kedepan adalah peningkatan Sumber Daya Manusia.
“Membangun Pangandaran sebagai daerah baru hal-hal yang fundamental, hal-hal yang mendasar berkaitan dengan penataan arah kebijakan baru hampir sudah selesai, jalan Insya Allah tahun 2020 ini selesai, puskesmas, kesehatan dan sebagainya sudah selesai. Pendidikan juga tentu konsepnya sudah jelas, tentu kedepan arahnya tentu akan kita letakan salah satunya peningkatan SDM", ujarnya.

Menurut Bupati kalau membicarakan SDM tentu membicarakan tentang dunia pendidikan, di pangandaran ini masih ada persoalan yang perlu diselesaikan bersama-sama.
"Kalau membicarakan peningkatan SDM tentu dunia pendidikan. Yang pertama adalah, sampai hari ini persoalan kita dalam pendidikan, kita tidak punya perguruan tinggi yang memberi kesempatan anak-anak untuk kuliah lebih banyak berasal dari Kabupaten Pangandaran, lulusan SMA-SMK kurang lebih 2.000 orang mungkin ada 10%, mungkin yang keluar katakanlah ada 100 orang berarti 30%, yang 70% dengan berbagai faktor tidak bisa melanjutkan", ujarnya.

Untuk itu menurut Bupati, pemerintah akan terus berusaha supaya banyak anak-anak pangandaran yang bisa melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.
"Maka tentu ke depan kita sudah tergambar dalam APBD kita akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar di tahun baru ajaran nanti anak-anak kita bisa kuliah di Pangandaran minimal 500 - 1.000 orang itu dalam dunia pendidikan", ucapnya.

Lanjut Bupati, berbagai terobosan dalam usaha meningkatkan SDM salahsatunya dengan mendirikan KKG.
"Yang kedua, kita sedang menginventarisir tenaga pendidik, berapa yang PNS berapa yang non PNS, kita juga akan mendirikan KKG (Kelompok Kerja Guru) dibiayai oleh Pemerintah Daerah, juga telah menetapkan tidak ada lagi honorer Pangandaran yang honor insentifnya dibawah 1 juta", ungkapnya.

Konsep kedepan adalah mendorong anak-anak pangandaran untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
"Konsep kedepan adalah bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa, mendorong anak-anak kita untuk kuliah, mendorong anak-anak kita untuk sekolah dan fundamen utamanya adalah guru, maka tentu guru menjadi perhatian kita, peningkatan SDM tentu dilandasi dengan kesejahteraan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah”,tegasnya.

 

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran